cara cek saldo mandiri

Sebagai orang berkarakter sangat terorganisir, saya selalu memastikan semuanya tersusun dengan baik. Apalagi, saya memiliki OCD (Obsessive Compulsive Disorder) dimana saya ingin semuanya rapi. Ada yang kacau sedikit saja, saya akan mengetahuinya. Lalu, stress pun melanda. Termasuk ketika saya menerima gaji bulanan.

Saya akan menghitung pengeluaran bulan itu sesuai dengan pos-pos pengeluaran kebutuhan dengan rapi. Jadi, sebelum mengambil uang di ATM atau melakukan transaksi dari rekening gaji, saya harus merancang dulu pengeluaran apa saja yang harus saya siapkan untuk satu bulan ke depan.

Sebelum menghitung biaya pengeluaran bulanan, ada baiknya saya mengecek saldo rekening terlebih dahulu guna mendapatkan gambaran berapa budget biaya satu bulan ini. Jangan sampai semua uang gaji dikeluarkan untuk biaya kehidupan sehari-hari tapi lupa menabung dan berinvestasi.

Menurut buku yang saya baca dan pesan dari para financial planner, menabung dan berinvestasi itu dilakukan di awal ketika mendapatkan gaji. Bukan di akhir, karena ada kemungkinan kita tidak akan bisa menyisihkan uang.

Uangnya sudah dipakai semua untuk biaya-biaya sehingga tidak ada lagi budget untuk menabung dan investasi. Hal ini berbeda sekali dengan apa yang saya lakukan sewaktu dulu sebelum mengenal ilmu finansial bahwa menabung nanti saja.

Gunakan sisa setelah pengeluaran rutin. Ujung-ujungnya saya tidak pernah bisa menabung. Itulah cara yang salah.
Karena itu, langkah pertama supaya catatan keuangan rapi adalah mengecek saldo di rekening gaji. Saya menggunakan Bank Mandiri untuk keperluan gaji saja. Biasanya dengan mengecek saldo lewat SMS Banking.

Caranya, hanya modal jempol untuk mengirimkan SMS ke 3355. Saya hanya perlu mengetik format untuk cek saldo yaitu SAL 1 3765. Sebetulnya, mudah untuk menghapalkan formatnya. Cara saya untuk mengingatnya adalah SAL singkatan dari SALDO.

Angka 1 merupakan indeks rekening. Ini sudah otomatis dari sana, jadi kita ketik angka 1.  Lalu, 3765 adalah empat digit terakhir nomor rekening saya. Setelah dikirim, biasanya langsung ada SMS balasan yang berisikan info saldo.

Untuk hal ini akan dikenakan biaya SMS Rp. 500.
Sebetulnya, cara mengecek saldo lewat SMS Banking ini ada dua. Bisa lewat cara saya tadi. Atau cara yang satunya lagi yaitu dengan menekan *141*16#. Akan tampil sebuah menu. Untuk cek saldo pilih ‘Info’. Lalu, pilih ‘Saldo’.

Setelah itu, saya harus mengikuti langkah selanjutnya yang diminta. Biasanya system akan meminta 2 digit dari nomor PIN, missal angka ke-2 dan ke-5 dari PIN. Tergantung permintaan system. Ikuti saja yang diminta, maka beberapa saat kemudian saldo pun akan terpampang di layar ponsel.

Cara ini menurut saya agak ribet. Angka *141*16# cukup sulit dihapalkan. Makanya, saya jarang melakukan cek saldo dengan cara ini.
Masalahnya, kedua cara tersebut tidak bisa saya lakukan berhubung handphone saya mati total. Saya lupa untuk mengisi daya, sehingga  perlu me-recharge ponsel terlebih dahulu. Tapi, itu bisa memakan waktu yang agak lama.
baca juga limit transfer mandiri
Menunggu adalah hal yang saya benci.
Saya sempat terpikir untuk langsung ke ATM saja. Sekalian melakukan transaksi tarik tunai dan membayar tagihan.

Tapi kalau seperti itu caranya, saya bisa-bisa seenaknya menarik jumlah uang karena belum ada jumlah budget per pos. Padahal, kalau mengecek saldo lewat ATM rasanya lebih mudah. Menurut saya, inilah cara termudah dan tercepat.

Hanya memasukkan kartu debit dan PIN, lalu mengikuti langkah selanjutnya yang ada pada layar, yaitu memilih menu ‘Cek Saldo’. Lalu, akan tampil di layar jumlah saldo rekening saat ini.
Maka, pilihan saya adalah lewat internet banking.

Saya segera menyalakan laptop yang sudah otomatis terhubung dengan internet. Saya buka browser, lalu mengetik ib.bankmandiri.co.id. Sebuah laman Bank Mandiri terlihat di layar. Untuk log in, saya hanya perlu mengetik User ID dan PIN.

Lalu, pilih menu ‘Informari Rekening’. Di situlah saya dapat mengecek saldo rekening bank Mandiri saya. Cukup mudah, bukan?
Hanya saja untuk menggunakan internet banking, sebelumnya kita harus mendaftarkan rekening dulu ke Bank Mandiri terdekat untuk melakukan aktivasi.

Untungnya, saya memang sudah terdaftar dan cukup sering menggunakan fasilitas ini.
Sebetulnya, untuk menggunakan fasilitas cek saldo ini tergantung pilihan masing-masing. Mana yang termudah. Kalau saya, lebih mudah lewat ATM Mandiri walau saya harus mengeluarkan tenaga untuk pergi ke ATM terdekat.

Bukan karena tidak bisa memanfaatkan internet atau si ponsel pintar untuk menggunakan internet banking atau mengirim SMS Banking, melainkan karena lebih praktis. Memang, butuh pengorbanan untuk pergi ke ATM.

Dulu sebelum saya mengaktivasi rekening untuk internet banking dan SMS banking, saya melakukannya lewat ATM. Ribet karena harus datang ke Kantor Cabang Bank Mandiri untuk mengaktivasi. Apalagi letak kantor cabangnya cukup jauh.

Waktu pun menjadi pertimbangan untuk orang yang cukup sibuk seperti saya. Tapi, mendatangi kantor cabang untuk mengaktivasi tidak ada salahnya. Hanya meluangkan waktu sekali saja untuk mengaktivasi, layanan internet banking dan SMS Banking pun dapat digunakan seterusnya.  Setelahnya, transaksi akan mudah dilakukan dimana saja dan kapan saja.

Termasuk, cek saldo.
Sekarang, saya pun bisa mengira-ngira pengeluaran bulanan saya walaupun ponsel saya sedang mati total karena baterai habis. Beginilah untungnya jika memiliki beberapa media untuk mengakses rekening:

SMS Banking, Internet Banking, dan Mesin ATM. Mati satu, tumbuh seribu. Tidak bisa mengakses satu media, saya bisa mengaksesnya lewat cara lain pula.

Previous
Next Post »
Comments


EmoticonEmoticon