Cara Daftar Mobile banking bca

Mudah Bertransaksi dengan Mobile Banking BCA

Di zaman sekarang yang menuntut kita melakukan sesuatu serba cepat, terkadang saya merasa kewalahan. Waktu terbatas, namun tuntutan tak pernah usai. Ironis, memang. Apalagi, kalau berhubungan dengan finansial.

Contohnya, ketika saya harus melakukan transaksi jual-beli online.
Beberapa waktu lalu, saya memesan sebuah barang melalui salah satu situs belanja online. Pastinya, akan ada batas waktu transfer pembayaran sejumlah uang supaya transaksi bisa diproses. Namun, saya super sibuk dengan pekerjaan yang menyita waktu dan tenaga.
baca juga cara daftar internet banking bca

Sulit sekali meluangkan waktu untuk pergi ke ATM, apalagi jika jaraknya jauh dari tempat saya berada. Belum lagi ketika jam kerja sudah usai, rasanya saya tak punya tenaga lagi. Yang ada di pikiran hanyalah pulang ke rumah, isi perut, lalu tidur. Hasilnya, transaksi pun seringkali terlupakan.

Namun, semua kesulitan ini selesai ketika salah satu rekan kerja memperkenalkan saya pada Mobile Banking BCA (m-BCA). Mulanya, saya pikir ini akan ribet. Namun, bukankah kemajuan teknologi seharusnya membuat semuanya mudah? Bisa dibayangkan indahnya hidup ketika saya dapat melakukan transaksi dimana pun dan kapan pun hanya dengan ponsel pintar yang selalu saya bawa kemanapun.
baca jufa call center bca

Tentunya, ini akan menghemat waktu dan tenaga. Sebagai generasi milenial yang ingin segalanya praktis, ini adalah hal yang saya cari. Akhirnya, saya pun mencoba daftar m-BCA.
Untuk mendaftar, kita bisa melakukannya dengan datang langsung ke customer service di Kantor Cabang BCA atau melalui mesin ATM.

Saya memilih untuk mendaftar melalui mesin ATM. Lagipula, caranya cukup mudah dengan mengikuti langkah-langkah yang tertera pada layar mesin ATM:

1. Masukkan kartu ATM
2. Masukkan Pin
3. Pilih ‘Daftar E-Banking’
4. Pilih ‘Mobile Banking’
5. Setujui pernyataan tentang ketentuan mobile banking
6. Masukkan nomor handphone aktif yang Anda gunakan
7. Buat PIN mobile banking (Jangan sampai lupa karena akan digunakan untuk masuk ke dalam aplikasi BCA Mobile Banking
8. Konfirmasi kembali PIN tersebut
9. Registrasi selesai
Setelah pendaftaran selesai, akan keluar struk dengan informasi untuk melakukan aktivasi lewat m-BCA di ponsel. Saya pun segera mengunduhnya aplikasi m-BCA lewat Playstore di Android atau App Store di iPhone. Langkah selanjutnya adalah mengaktivasi mobile banking di ponsel pintar saya. Caranya:

1. Pilih menu ‘m-BCA’ pada ponsel, lalu tekan OK/YES
2. Pilih ‘m-Admin’, lalu tekan OK/YES
3. Pilih ‘Aktivasi’, lalu tekan OK/YES
4. Cari klausul berbunyi ‘Saya telah membaca dan menyetujui ketentuan m-BCA serta menggunakan nomor HP ini sebagai ID saya’, lalu tekan OK/YES
5. Masukkan 16 digit nomor kartu ATM BCA yang tadi digunakan untuk registrasi di ATM, lalu tekan OK/YES
6. Masukkan pin mobile banking, lalu tekan OK/YES
7. Tunggu beberapa saat sampai muncul pemberitahuan bahwa aktivasi Mobile Banking BCA sudah berhasil.

Setelah berhasil mengaktivasi Mobile Banking BCA, ternyata perjuangan saya belum selesai. Memang, saya dapat mengaksesnya lewat ponsel pintar.

Namun, itupun hanya fitur m-Info saja dimana saya dapat mengecek Info Saldo, Mutasi Rekening, Info Reward BCA, Rekening Deposito, sampai Info Reksadana. Itu belum dapat membantu saya.
Perlu diingat bahwa jika ingin menggunakan fitur transaksi finansial, saya masih harus mengaktivasinya ke kantor cabang BCA.

Pastikan juga bahwa Mobile Banking BCA sudah teraktivasi di ponsel kita. Maka, langkah selanjutnya saya pergi ke Kantor Cabang BCA terdekat untuk bisa menggunakan fitur m-Transfer, m-Payment, dan m-Commerce. Caranya:
1. Siapkan kartu ATM yang terhubung dengan Mobile Banking BCA
2. Siapkan kartu identitas, seperti KTP atau SIM
3. Serahkan semuanya pada customer service untuk dapat mengaktifkan fitur-fitur mobile banking

Hanya dengan menunggu beberapa saat saja, akhirnya saya dapat melakukan transaksi finansial dengan menggunakan aplikasi, termasuk melakukan transfer pada hari yang sama setelah proses aktivasi fitur mobile banking selesai. Bagaimana, mudah kan?

Kemudahan Mobile Banking BCA sangat berdampak pada kehidupan saya. Semua transaksi menjadi lebih praktis dan efisien. Ketika menggunakan m-BCA, saya merasa dunia ada dalam genggaman saya. Jika ingin melakukan transfer, saya hanya tinggal menggunakan menu m-Transfer tanpa harus bolak-balik ke ATM.

Jika ingin mengetahui info tentang kartu kredit, asuransi, pinjaman, atau pembayaran telepon hingga listrik, fitur m-Payment lah yang saya cari. Belum lagi, saya pun dapat menggunakan fitur m-Commerce untuk keperluan isi ulang voucher, PLN Prabayar, dan lainnya.

Semuanya hanya dilakukan dengan mengikuti apa yang tertera di layar ponsel. Tidak perlu keterampilan khusus alias user-friendly.

Tidak perlu khawatir dengan keamanannya. M-BCA dilindungi oleh sistem proteksi yang berlapis. Artinya, BCA menggunakan SSL (Secure Socket Layer) yang dapat ‘mengacak’ jalur komunikasi antar perangkat sehingga tidak dapat dibaca pihak lain, dan sistem teknologi ‘end to end encription’ yang akan mengacak data yang dikirim nasabah ke host (pusat data).

 Dengan keamanan tersebut, saya percaya, m-BCA tidak akan mudah ditembus kejahatan online. Namun tetap saja, kita harus waspada, bukan? Selama kita tidak mudah terpengaruh oleh beragam bentuk penipuan, m-BCA akan aman.

Sejak menggunakan m-BCA, hidup saya menjadi lebih praktis dan efektif. Saya bisa transfer transaksi belanja online di sela-sela aktifitas sehari-hari tanpa mengeluarkan banyak tenaga dan membuang waktu.

Memang, anti-ribet adalah hal yang dicari para milenial masa kini. Ayo, segera daftarkan dirimu dan nikmati kemudahan bertransaksi di layanan Mobile Banking BCA.

Previous
Next Post »
Comments


EmoticonEmoticon